Pentingnya Mengenali Ragam Aset Saat Melakukan Diversifikasi Aset

26 Oktober 2018

Dalam mengelola keuangan atau aset yang dimiliki, maka ada berbagai hal yang perlu Anda lakukan. Selain perencanaan keuangan yang tepat, hal lain yang perlu Anda lakukan untuk melindungi aset yang Anda miliki yaitu dengan melakukan diversifikasi aset. Diversifikasi aset merupaan proses dimana Anda membagi aset investasi yang Anda miliki ke beberapa pos tertentu. Proses ini bermanfaat agar dapat meminimalisir risiko yang dihadapi oleh tiap aset investasi sekaligus menghasilkan keuntungan yang lebih optimal. Dalam melakukan diversifikasi aset, ada berbagai hal yang perlu Anda pahami agar bisa mendapatkan komposisi yang tepat salah satunya yaitu mengenali ragam aset yang dimiliki.

Pentingnya Mengenali Ragam Aset Saat Melakukan Diversifikasi Aset

Pentingnya Mengenali Ragam Aset Saat Melakukan Diversifikasi Aset

Cari tahu tingkat likuiditas masing-masing aset

Jika Anda memiliki banyak aset investasi yang bisa menghasilkan keuntungan, maka sebaiknya cari tahu tingkat likuiditas dari masing-masing aset tersebut. Likuiditas merupakan tingkat kemudahan suatu aset untuk dicairkan menjadi uang tunai. Memiliki aset yang likuid akan membantu Anda ketika membutuhkan dana mendesak. Untuk bisa memiliki aset yang likuid, maka Anda perlu melakukan diversifikasi dengan mengetahui tingkat likuiditas masing-masing aset. Setelah itu, simpanlah aset-aset yang tergolong likuid sehingga akan membantu Anda ketika berada dalam keadaan terdesak.

Kenali risiko masing-masing aset

Selain mengetahui tingkat likuiditas dari masing-masing aset yang dimiliki, Anda juga perlu mengetahui risiko dari tiap aset investasi yang Anda punya. Setiap investasi memiliki risikonya masing-masing dan Anda perlu mencari tahu mana investasi dengan risiko terbesar yang Anda miliki. Mengenali risiko dari tiap-tiap aset akan membantu Anda dalam melakukan diversifikasi aset dengan tujuan untuk meminimalisir risiko yang dimiliki oleh aset-aset Anda. Simpanlah aset investasi yang minim risiko seperti p2p dan lepaskan aset yang memiliki risiko tinggi.

Tentukan mana aset yang digunakan untuk jangka panjang

Memiliki aset sebaiknya tidak hanya untuk investasi jangka pendek saja. Anda juga harus menyiapkan aset yang bisa digunakan untuk investasi jangka panjang. Lakukan diversifikasi dengan mengenali manakah aset yang cocok untuk jangka panjang. Simpan aset tersebut supaya bisa bermanfaat pada jangka waktu beberapa tahun ke depan.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+